PROFIL PENYANYI
Nama : Ronny Sahiran
Tempat dan Tanggal Lahir: Blora, Tgl 21 April 1965
Agama : Islam
Profesi : Pencipta lagu, Penyanyi, Pendakwah dan Spiritual
Obsesi: Penyanyi dan Pendakwah
Nama : Ronny Sahiran
Tempat dan Tanggal Lahir: Blora, Tgl 21 April 1965
Agama : Islam
Profesi : Pencipta lagu, Penyanyi, Pendakwah dan Spiritual
Obsesi: Penyanyi dan Pendakwah
Riwayat Hidup:
1. Tahun 1982-1987 Guru Bahasa Inggris di SMA Sultan Agung di Blora
2. Tahun 1985 – sekarang, Pencipta lagu dan Penyanyi lagu-lagu bernuansa ketuhanan/religi
3. Tahun 1985-1990 Pengembara dan berdakwa dengan lagu-lagu yang diciptakan dari kota ke kota
seluruh Pulau Jawa dari Banyuwangi –Blora dan Jakarta.
4. Tahun 1990 – Sekarang, Pendakwah dan spiritual
4. Tahun 1990 – Sekarang, Pendakwah dan spiritual
Aktivitas dan Hoby:
1. Penyayang binatang kucing
2. Pelukis photo/abstrak
3. Pemain gitar
4. Penulis Kaligrafi
Ronny Sahiran kecil lahir di Blora, 45 tahun yang lalu dari keluarga miskin dan hanya dibesarkan oleh ibu yang tercinta dan tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Tetapi kecilnya Ronny Sahiran menunjukan anak yang cerdas dan walaupun tidak sekolah tetapi usahanya mendapatkan kemampuan tak pernah lekang dan harus sering mengintip di kelas sekolah dasar. Kemauan belajar dan kecerdasannya sempat terbukti ketika menjadi Guru Bahasa Inggris di salah satu SMA swasta di Blora selama 1982-1987.
Ronny Sahiran adalah seorang pengelana sejati, perjalanan hidupnya diisi dengan keprihatinan dan perjalanan sebagai pendakwah jalanan yang dia lakukan dengan mengamen dan uang yang didapat dari mengamen dia sumbangkan di mushola dan masjid yang dia lewati. Perjalananan mengamennya dari Banyuwangi sampai Ibu kota antara 1985 dan 1990 banyak memberikan inspirasi perjalanan hidupnya dan potret kehidupan manusia yang dia tuangkan dalam lagu-lagunya. Perjalanan berkelananya harus dihentikan ketika keyakinan bahwa berdakwah dapat dilakukan tanpa harus berkelana, akhirnya dia hentikan untuk menjadi tokoh spiritual dan pendakwah di kotanya Blora.
Hidup manusia tak pernah bisa direncanakan nasib baik, jodoh dan mati telah menginspirasi lagu Duit dan Istriku.
Keprihatinan sang Pengelana terhadap kehidupan manusia yang sudah diluar batas kemanusiaan telah menginspirasi terciptanya lagu Kiamat mundur lagi, Sang Pengelana mencoba untuk mengingatkan manusia apabila berbuat lebih baik untuk mendapatkan Ridho Allah bisa menyebabkan kiamat di undur lagi.
Tidak ada Tuhan Selain Rob Allah, telah dilupakan manusia dimana Rob Allah adalah pencipta nyawa manusia dan semesta Alam, Rob Allah Sang Perkasa tidak ada tandingannya cuma disebut secara remeh dan sederhana bahwa manusia-manusia yang tidak memiliki apa-apa atau tidak bisa menjaga nyawanya sendiri disebut dengan sebutan-sebutan yang megah dan terhormat. Manusia sudah keblinger, Sang Pengelana mencoba mengingatkan bahwa penting manusia untuk lebih hormat kepada Tuhan sehingga tidak menyesal di akhirat nanti yang menjadikan terciptanya lagu Meluruskan Nama Tuhan.
Belajar sopan pada Tuhan sebagai judul album pertama ini hanya untuk mengingatkan manusia lebih mengerti tentang Tuhan, lebih dekat dengan Tuhan dan Insya Allah bisa menjadikan manusia taat kepada Tuhan untuk mendapatkan ridhoNya dan Rahmat serta Sayangnya akan ditambahkan bagi manusia-manusia yang menghuni alam dan Bumi yang semakin tua ini. Insya Allah.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar